Bicycle4you ~ It's All About Bicycle | Members area : Register | Sign in
Showing posts with label anniversary. Show all posts
Showing posts with label anniversary. Show all posts

Cinta Bersemi Ketika Ospek Terlewati

Monday, September 9, 2013

Trauma dengan Ospek?

Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (OSPEK) seringkali menjadi momen traumatis bagi yang mengalaminya, bisa trauma fisik maupun mental. Begitu juga bagi saya, momen Ospek pada jaman dahulu kala sungguh meninggalkan efek traumatis (takut mengulangi karena sudah tuwa ^_^). Saya coba sedikit bagi cerita serunya melewati masa-masa Ospek sambil bernostalgia tentunya :)
13786636091106573096
Cinta Bersemi (source: kataindah-ramadhan.blogspot.com)
Diterima di kampus biru pada jurusan pencetak tukang listrik merupakan mimpi yang menjadi kenyataan saat itu. Awal masa penerimaan mahasiswa baru seperti biasa diawali dengan kegiatan Penataran P4 yang terasa ngantuk dan membosankan serta Ospek…yang seru..! Diawali dengan prosesi pembotakan kepala maksimal panjang rambut 2 cm yang membuat seorang pemuda culun tambah culun sampai berniat membelah cermin di kamar kost :D. Berbagai tugas aneh-aneh yang diberikan senior membuat pusing tujuh keliling. Belum lagi jadwal yang padat dan pagi-pagi buta sudah harus siap di kampus.

Tugas-tugas yang banyak dan kadang tidak masuk akal untuk dilakukan seringkali merupakan hal yang membuat ketakutan para peserta Ospek. Ketakutan terhadap hukuman kakak senior karena tidak membawa tugas yang diberikan membuat persiapan hari pertama akhirnya bisa terselesaikan meski sampai larut malam. Apa yang terjadi pada pagi harinya? Ya, karena semua tugas beres tidak mendapat hukuman apa-apa dari kakak senior, langsung masuk barisan, tenang, sesekali tertawa geli melihat teman-teman yang kena hukuman. Tapi lama-lama ternyata bosan dan kantuk menyerang, maklum baru tidur larut malam. Alhasil Ospek hari pertama kurang berkesan, datar dan monoton mengikuti setiap aktivitas dari pagi sampai sore menjelang.

Akhirnya hari kedua coba rubah strategi, sengaja tidak mengerjakan dan membawa tugas-tugas yang aneh dari senior. Tidur bisa pulas tanpa terganggu aktivitas teman-teman kost yang sibuk dengan berbagai tugas buat besok pagi. Alhasil besok paginya kakak senior hanya bisa geleng-geleng kepala, langsung ditarik ke barisan khusus “para pengacau”. Hukuman demi hukuman terlewati, bentakan dan teriakan terlampaui. Baru terasa serunya Ospek ^_^.

Berlari berputar keliling kampus sambil membawa tulisan “SAYA PEMALAS” diiringi mulut yang harus dengan lantang meneriakkan isi tulisan ketika berpapasan dengan teman sesama peserta maupun kakak senior. Beradu argumen ketika disuruh melakukan permintaan aneh dari kakak senior juga merupakan salah satu hal yang seru. Berbagai intimidasi sengaja dilakukan oleh kakak senior untuk menekan mental kita. Modal muka tembok dan sesekali berhasil memutar balikkan fakta dengan argumen asal ternyata membuahkan hasil, kakak senior putus asa dan capek memberikan hukuman :)

Masa Ospek ini bisa disikapi dengan berbagai cara. Saya sendiri sangat merasakan manfaat dari Ospek ini benar-benar untuk melatih mental menghadapi masa perkuliahan yang lumayan berubah drastis dari masa SMA. Saat di bangku kuliah, mahasiswa dituntut untuk mandiri, jam kuliah yang tidak full day yang sama sekali berbeda dengan masa SMA. Tidak ada lagi guru kelas yang akan mengarahkan setiap murid ketika proses belajar mengajar, yang ada adalah mahasiwa yang harus lebih pro aktif mengikuti setiap mata kuliah.

Satu lagi yang menjadi manfaat dari aktivitas ini, yaitu saling mengakrabkan antar peserta dan juga kakak-kakak senior. Perasaan senasib sepenanggungan, sama-sama berjibaku mengerjakan tugas membuat kedekatan hubungan dengan teman seangkatan. Rasa kebersamaan akan tumbuh dengan sendirinya dari aktivitas yang dijalani bersama dari pagi sampai sore menjelang.

Jadi, kenapa harus trauma dengan Ospek? Enjoy aja lagi. Nikmati setiap aktivitas dengan positif dan lihat hasil positifnya kemudian.

Ohh..iya…ada yang terlewat, mana tulisan tentang cinta berseminya ya..?
Pesan dari saya, buat peserta Ospek harus sadar diri bahwa Ospek ini sama sekali bukan ajang yang pas untuk tebar pesona. Coba bayangkan mau tebar pesona gimana kalau kita lagi dalam kostum yang aneh dengan tampang culun begitu? Nilai jual pasti langsung drop, diskon 50% juga belum tentu ada yang neglirik :D

Tapi berlaku hal yang sebaliknya, masa Ospek ini bisa dijadikan ajang cuci mata kakak senior. Dengan dalih macam-macam hukuman, pedekate akan mudah dilakukan. Selanjutnya tinggal terapkan berbagai trik untuk melanjutkan hubungan selepas masa Ospek.

Trus, bagaimana dengan kisah cinta bersemi saat Ospek yang saya lewati? Siapakah dia? Yup..dia adalah kakak senior yang waktu Ospek jadi team P3K.

Bagaimana kisahnya sepertinya memalukan untuk saya ceritakan. Bisa dibayangkan kan ketika seorang pemuda culun dalam kostum peserta Ospek dengan berbagai trik menarik perhatian seorang Kakak Senior cantik yang sekarang ternyata menjadi pendamping hidupnya? Jodoh memang tak lari kemana ya..?:)


*terinspirasi dari seseorang yang menjadi team P3K Ospek Humaniora
**saat ini menjadi team P3K buat duo krucil di rumah ^_^

Salam Gowes,
It's All About Bicycle

Kado Putih Buat Istri: Ketika Waktu Bicara

Monday, July 22, 2013

Sabtu pagi, hari ke-19 di bulan Desember, jam 5 lebih 10 menit, sosok kecil muncul dari kehangatan dan kegelapan rahim sang ibu. Nyanyian burung dan indahnya sinar mentari pagi menyambut datangnya sang jagoan kecil yang sudah berambut tebal dan kulit berkerut. Hijaunya air ketuban menambah jelas ciri-ciri kelahiran post mature sang jagoan kecil.

24 Januari, bertepatan dengan hari Rabu, pada kisaran waktu yang hampir sama, jam 5 pagi lebih 20 menit, sebuah mobil memasuki pelataran sebuah rumah sakit dan langsung menuju ke Instalasi Gawat Darurat. Suster dengan sigap menyiapkan kereta tandu buat si pasien yang baru datang. Seorang ibu muda dengan wajah meringis menahan sakit terlihat dari balik pintu mobil yang terbuka.

Ternyata dia tidak sendirian. Ya…sesosok bayi mungil dengan plasenta yang masih menyatu dengan sang ibu terlihat di situ. Sebuah prosesi yang sungguh sangat cepat, tanpa bantuan paramedis karena sang putri cantik sudah tidak sabar ingin segera menghirup udara segar dan melihat wajah cantik sang bunda yang selama ini hanya terdengar suara detak jantung yang sungguh membuatnya nyaman berada lebih dari 9 bulan di dalam rahim sang bunda.

13 February, seorang pemuda culun yang menyandang predikat sebagai seorang mahasiwa terlihat asyik mencermati sederet tumpukan coklat di sebuah supermarket. Akhirnya dua batang white chocolate dia ambil dan bergegas ke kasir. Sepeda motor segera dipacu dan langsung meluncur kembali ke tempat kost. Tidak sabar dia buka kertas kemasan coklat dengan hati-hati. Coklat yang masih terbungkus lapisan aluminum foil tidak segera dibuka dan dinikmati rasanya yang pasti manis, tapi diletakkan hati-hati disamping meja.

Masih dengan hati-hati, kertas kemasan dibuka lebar dan dia ambil sebuah pena dan mulai menuliskan coretan di atas kertas kemasan tadi. Setelah selesai, kertas tersebut digunakan untuk membungkus coklat batangan kembali, cukup rapi sehingga tidak terlihat sebagai white chocolate kemasan ulang.

14 February saat malam menjelang, bertepatan dengan digelarnya pameran komputer, sang pemuda culun yang tidak pernah melewatkan agenda seperti ini meluncur santai di atas sepeda motornya menuju tempat pameran. Kali ini seorang gadis cantik dan lucu duduk manis di boncengan belakangnya.

Sekeping memory card SDRAM 64MB berpindah ke genggaman setelah capek berputar ke setiap stand pameran. Senyum puas terlihat di bibir sang pemuda culun ketika membayangkan sebentar lagi akan sibuk ngoprek komputer Pentium II kesayangannya yang cukup canggih di kost, yang bakalan tambah mumpuni untuk main game dan debug program yang bikin pusing kepala.

Segera kendaraan dipacu menuju tempat kost si gadis yang dibonceng. Sampai depan gerbang motor berhenti, ngobrol sejenak untuk pamitan. Dengan sedikit grogi diambilnya sebatang white chocolate yang sudah dipersiapkannya. Diulurkan tangannya tanpa kata-kata untuk memberikan coklat itu ke tangan sang gadis yang menerima dengan mata berbinar dan segera melambaikan tangan dan memasukkan batang coklat tadi ke saku belakang celana jeans-nya…uppss..

3 hari terasa berlalu pelan buat sang pemuda culun. Sesuai yang dia tulis di kemasan coklat, di hari ketiga jawaban sang gadis dia tunggu via email. Tepat hari ketiga dengan tidak sabar dipacunya motor kesayangan menuju kampus. Lab Informatika adalah tujuannya. Dengan tidak sabar dibuka pintu lab yang terlihat sepi tidak seperti biasanya.
“Jaringan lagi error Mas”,  penjelasan penjaga lab membuat galau sang pemuda culun. Segera putar gas menuju warnet terdekat. Terlihat sedikit aneh hari itu, sepanjang jalan Kaliurang terlihat senyap. Ternyata PLN sepakat memutuskan aliran listrik di sepanjang jalan Kaliurang.

Tambah galau sang pemuda culun lanjut meluncur melewati Lembah menuju jalan Gejayan. Sebelum masuk jalan Gejayan, terlihat sederet motor parkir di depan sebuah warnet, deJava. Artinya ada kehidupan..!!

Dengan tergesa motor diparkir dan bergegas masuk ke bilik warnet. Eudoramail dan Yahoomail tidak sabar dibuka bersamaan. Kecepatan 64 Kbps cukup berarti untuk memunculkan rangkaian kalimat yang membuat hati sang pemuda berbunga seketika..Yess..!!

Dan hari ini, tepat tanggal 22 July sekian tahun yang lalu, gadis cantik di boncengan sang pemuda culun tadi terlahir ke dunia. Sebuah gadget putih menjadi tanda cinta dari sang pemuda culun yang sekarang telah menjadi Papa dari duo krucil yang terlahir dari rahim sang gadis yang sudah menyandang predikat Mama.

Gadget putih yang tertanam robot ijo makan selai kacang berada di genggaman sang gadis, berhubung bebeh putih sering ngadat dan lagian sekarang sudah nggak musim bebeh lagi…sekarang tu musim kolak pisang dan timun suri…:D

Sudah tidak ada lagi keraguan di hati sang pemuda culun ketika si gadget putih diputuskan menjadi kado buat sang gadis. Tidak seperti kegalauan saat white chocolate berpindah ke saku belakang jeans belel sang gadis, karena dia yakin dengan isi hati sang gadis :-)
Rangkaian cerita di atas bukanlah urutan waktu kisah dua insan, sang pemuda culun dan si gadis lucu, tapi merupakan catatan waktu dari orang-orang tercinta di hati mereka.

19 Desember 2009, jagoan kecil yang terlahir ke dunia merupakan benih kedua dari bersatunya dua hati yang seputih salju.

24 January 2007, putri pertama kami lahir masih di dalam mobil putih dalam perjalanan menuju ke RS.

Semua kenangan indah tercatat dalam waktu meski kita sadar tidak bisa mengulang lagi sang waktu. Masih teringat bagaimana reaksi sang gadis ketika pertama kali saling berpegangan tangan di atas lajunya sepeda motor. Teringat juga kah ketika “terpaksa” ngumpet di berdua kamar kost, jantung sang pemuda berdetak keras yang mungkin terdengar satu RT? :-)

Masih ingatkah jalan kenangan yang sering kita lalui dan berhenti sejenak. Kata sandi “kopma” masih kita pakai sampai sekarang sebagai sandi aktifitas BAB *pencet hidung *jorok

Semua catatan waktu tadi semoga menjadi coretan hiasan warna-warni kehidupan kita. Kita bukukan lagi coretan indah di atas kanvas putih di depan sana.
We love You, Ma…. ^_^
1374462918170474575
White…(source: Samsung Pic.)

Salam Gowes,
It's All About Bicycle
 
Back to Top